Mengapa Perusahaan Harus Bertindak?


Kejahatan orang dalam yang signifikan merugikan perusahaan tidak pernah terjadi spontan. Tetapi meski sudah curiga, perusahaan tidak berani bertindak sampai saat sudah terlambat. Kerugian milyaran sudah terjadi. Berikut kelemahan sistem dokumen yang banyak terjadi di perusahaan.



Penyalahgunaan File Dokumen

Terjadi peluang penyalahgunaan file dokumen oleh SDM yang tidak bertanggungjawab, misal meng-copy file dokumen untuk keperluan pribadi atau pihak diluar perusahaan, mengubah isi/konten dari file dokumen, menghapus/menghilangkan dengan sengaja file dokumen pada komputernya dsb. Tidak adanya fitur audit trail (log akses) pada komputer membuat tindakan seperti diatas sulit dibuktikan.

Pemborosan Waktu Kerja untuk Mencari File Dokumen.

Mencari file dokumen di komputer atau arsip di lemari penyimpanan lama, susah, mengganggu kolega untuk membantu pencarian, dan harus meninggalkan meja kerja untuk sekedar mencocokkan atau melakukan verifikasi nama, angka, atau data. Jika pegawai tiba-tiba tidak masuk atau keluar kerja, file dokumen juga akan "menghilang". File dokumen adalah aset penting perusahaan atau institusi yang selalu terancam hilang tiba-tiba dan mengakibatkan kerugian besar bagi perusahaan atau institusi.

Dokumen Terancam Hilang Permanen.

Sudah sangat sering terjadi file dokumen hilang selamanya karena kerusakan harddisk komputer kerja, virus, malware, atau laptop hilang, termasuk tindakan sengaja untuk menghilangkan/mengubah konten file dokumen dari komputer kerja di kantor. Sementara dokumen cetak atau arsip bisa lenyap karena kelalaian penyimpanan, kebakaran dan bencana alam.

Ancaman RANSOMWARE!

Saat ini yang paling berbahaya bagi data perusahaan adalah file dokumen terancam tidak bisa diakses karena ancaman malware ransomware. Ini akan mengakibatkan perusahaan "lumpuh" karena semua file komputer "tersandera". Sejak tahun lalu "ransomware" dinobatkan sebagai "A New Crime for a New Century".